TANDA AKHIR ZAMAN, ISLAM AKAN KEMBALI MENGUASAI DUNIA -
Sebagian ulama menggolongkan tanda Kiamat berupa diutusnya Imam Mahdi
ke tengah ummat sebagai ”Tanda Penghubung” antara tanda-tanda kecil
Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat. Artinya, kedatangan Imam Mahdi
tidak termasuk tanda-tanda kecil Kiamat namun tidak juga digolongkan ke
dalam tanda-tanda besar Kiamat. Dan pada saat yang sama kedatangan Imam
Mahdi menandakan sudah dekatnya akan munculnya tanda-tanda besar Kiamat
yang datang belakangan dan berjumlah sepuluh.
Para ulama telah membagi tanda-tanda Kiamat ke dalam dua kelompok.
Ada tanda-tanda kecil Kiamat dan tanda-tanda besar Kiamat. Tanda-tanda
kecil berjumlah sangat banyak dan umumnya datang lebih awal. Sedangkan
tanda-tanda besar datang belakangan dan berjumlah sepuluh. Tanda kecil
yang paling awal berupa ”diutusnya Nabi Muhammad ke muka bumi.”
Semenjak peristiwa sangat agung itu terjadi, dunia menyaksikan
bermunculannya aneka tanda-tanda kecil Kiamat berikutnya. Hingga dewasa
ini sudah banyak sekali tanda-tanda kecil Kiamat yang di-nubuwwah-kan
(diprediksi) oleh Nabi Muhammad telah menjadi realita. Di antara
tanda-tanda kecil Kiamat tersebut ialah:
1. Bila manusia mulai membunuh (meninggalkan) sholat
2. Bila sifat amanah telah lenyap
3. Bila berdusta dihalalkan
4. Bila manusia memakan riba
5. Bila pembunuhan merajalela
6. Bila bangunan-bangunan tinggi pencakar langit bermunculan
7. Bila manusia memperturutkan hawa-nafsu
8. Bila manusia menjual dien (agamanya) untuk membeli dunia
9. Bila menumpahkan darah dianggap perkara ringan
10. Bila perilaku lemah-lembut dianggap sebagai sebuah kehinaan
11. Bila berlaku zalim menjadi suatu kebanggaan
12. Bila para pemimpin dan pembesar merupakan orang paling buruk
13. Bila Zina merajalela
14. Bila para cendikiawannya merupakan orang-orang fasiq
15. Bila kezaliman merajalela..dst
Dan bila kita buka kitab para ulama mengenai tanda-tanda kecil
Kiamat, lalu kita membacanya satu per satu, hampir pasti di dalam hati
kita akan berkomentar: ”Waduh, yang ini sudah…. yang ini juga sudah…!”
Lalu, bilakah Imam Mahdi bakal dihadirkan Allah ke tengah ummat?
Hadits di awal tulisan inilah yang cukup jelas memberikan indikasi
kedekatan jadwal kehadirannya: “Aku kabarkan berita gembira mengenai
Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi
perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Maka ia akan memenuhi bumi
dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan
kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)
[ Fase babak keempat hari ini menyongsong fase kelima ]
Al-Mahdi adalah fase kelima dari umur Umat Islam ini, sesuai dalil
hadist : Rasulullah SAW membagi kelima fase umat Islam sbb (1) kenabian
akan berlangsung beberapa tahun, kemudian Allah gantikan fase (2)
Kekhalifahan mengikuti (Manhaj) Kenabian, selama beberapa masa hingga
Allah gantikan fase (3) Raja2 (KeSultanan) yg Menggigit atau mengikuti
hukum khilafah (Quran) sampai (Runtuh khilafah 1924) kemudian fase (4)
(Masa Kita) Para penguasa yg memaksakan kehendak (Mulkan
Jabarian/diktator/non syariat) setelah itu akan kembali babak (5)
Kekhalifahan dunia mengikuti Manhaj Kenabian) kemudian Rasul SAW
terdiam.” (HR Ahmad Shahih)
Rasulullah SAW bersabda “Akan berperang tiga orang di sisi
perbendaharaan kalian, mereka bertiga adalah putera Khalifah. Tetapi
tidak seorangpun diantara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian
bendera-bendera hitam akan muncul dari arah Timur, maka mereka memerangi
kalian dengan perang yang belum pernah dialami oleh kaum sebelum
kalian. Kemudian Rasulullah SAW mengucapkan sesuatu yang aku tidak
hafal. Beliau SAW kemudian bersabda “Maka siapa diantara kamu yang
melihatnya, berikanlah baiat kepadanya walaupun dengan merangkak diatas
salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifah Allah Al Mahdi” – Hadis
ini juga diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Mustadrak As Shahihain 4/510
no 8432, Dalail An Nubuwah Baihaqi hal 516, Bahr Az Zakhar Musnad Al
Bazzar 10/100 no 4163
Hadis di atas adalah hadis yang shahih dan para perawinya tsiqat.
Membicarakan kemunculan Al-Mahdi tidak bisa terlepas dari
membicarakan satu kelompok manusia yang menamakan dirinya sebagai
pasukan panji hitam (Ashhabu Rayati Suud / The Black Banner). Kelompok
ini memiliki beberapa ciri khusus yang akan lebih memudahkan bagi
seseorang untuk mengenalinya. Meskipun demikian, tidak mudah bagi
seseorang untuk menjustifikasi kelompok tertentu bahwa mereka adalah
Ashhabu Rayati Suud.
Berdasar riwayat Tsauban di atas, kemunculan Ashhabu Rayati Suud
adalah di saat kemunculan Al-Mahdi. Riwayat tersebut mengisyaratkan
bahwa keberadaan Ashhabu rayati Suud dan embrionya sudah muncul
jauh-jauh hari sebelum kemunculan Al-Mahdi. Sebab, kemunculan sebuah
kelompok yang kelak mewakili satu-satunya kelompok paling haq di antara
kelompok umat Islam yang ada jelas tidak mungkin muncul dengan sekejab,
sim salabim.
Keberadaan mereka sudah ada dan embrio mereka terus tumbuh di tengah
kerasnya kecamuk perang dan debu-debu mesiu dikhurasan yang tak lain yg
diperkarakan adalah negeri afghanistan yang ditindas dalam waktu lama,
baik sejak dari Inggris, Rusia, hingga Amerika dan NATO nya sekarang.
Kemunculan salah satu tandhim askari kaum militan fundamental di
wilayah Khurasan (Afghanistan) yang dikenal dengan Thaliban, memunculkan
pertanyaan, benarkah mereka adalah calon Ashhabu Rayati Suud yang
dijanjikan?
Pasalnya, kelompok ini adalah satu-satunya kaum militan muslim yang
paling ditakuti oleh barat karena kehebatan tempur mereka, juga karena
cita-cita mereka mendirikan Islam dari ujung Asia Tenggara hingga barat
Maroko. Mereka adalah muslim fundamental yang paling kuat melaksanakan
hukum Islam sebagaimana yang pernah berlaku di Madinah pada masa
Rasulullah saw.
Merekalah satu-satunya kelompok yang paling mendekati gambaran
kehidupan Rosulullah saw dan para sahabatnya; beriman, hijrah, perang,
mendirikan daulah Islam, melaksanakan semua kewajiban tanpa terkecuali,
mendapat boikot dan kecaman internasional, mendapat ujian paling berat
dan menyatakan keimanannya, dikepung oleh pasukan ahzab dan banyak lagi
sejarah kehidupan generasi assabiqunal awwalun yang hari ini tergambar
dalam realitas hidup mereka.
Merupakan sunnatullah bahwa musuh-musuh Islam dari bangsa barat
memiliki dendam dan kebencian kepada setiap muslim yang memegang teguh
agama mereka. Dalam hal ini, kelompok Mujahidin yang sangat komitmen
menegakkan semua bentuk syari’at Islam dalam masyarakatnya sangat wajar
bila dibenci oleh bangsa Barat. Termasuk sebagian kaum muslimin yang
termakan oleh isu dan propaganda bangsa barat.
Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim disebutkan adanya empat
konfrontasi yang akan dipimpin oleh Al-Mahdi. Keempat perang tersebut
akan diawali dengan pembebasan jazirah Arab dari dominasi para Mulkan
Jabbriyyan (raja-raja yang memaksakan kehendak seraya mengabaikan
kehendak Allah dan RasulNya). Hadits tersebut sebagai berikut:
تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ
ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ
“Kalian akan perangi jazirah Arab sehingga Allah menangkan kalian
atasnya. Kemudian (kalian perangi) Persia sehingga Allah menangkan
kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Ruum (Eropa) sehingga Allah
menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Dajjal sehingga Allah
menangkan kalian atasnya.” (HR Muslim 5161)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar